aku adalah….
TTL : Gunungkidul, 15 Agustus 1988
Fak/Jur/Angk : FISIP/ Komunikasi/ 2006
Alamat asal : Pakel, Rt. 27/14, Pringombo, Rongkop, Guungkidul, DIY
Alamat kos : Jl. Mega III No. 4 Gendingan, Jebres
Riwayat organisasi :
- OSIS SMP N 1 Wonosari Gunungkidul (Kabid I)
- UKK Sepak bola SMP N 1 Wonosari (Bendahara I)
- OSIS SMA N 1 Wonosari Gunungkidul (Sekretaris II)
- KOPISAJI (Kelompok Pecinta Seni SMA Siji) SMA N 1 Wonosari Gunungkidul
- ROHIS SMA N 1 Wonosari (Kabid Desa Binaan)
- KIR SMA N 1 Wonosari (Anggota)
- JANGKAR Islam (Jaringan Kerja Pelajar Islam) Jogjakarta
- IRM (Pengurus Daerah Guningkidul)
- LKI FISIP UNS (Staf syiar dan staf kestari)
- HIMAKOM FISIP UNS (Staf advokasi mahasiswa)
- LPM VISI FISIP UNS (Staf dana dan usaha)
- BEM FISIP UNS (Kadiv sinergisitas FISIP)
- UKM Taekwondo UNS (Wakil sekretaris)
- CENSOR (Center of Social and Poitical Research) FISIP UNS
- KAMMI UNS (Kadiv Kastrat Dept. Kebijakan Publik)
- AMFIBI (Aliansi Mahasiswa FISIP Bersatu); Koordinator
Amanah Sekarang : LIFE FOR FREE………….
Motto hidup : hidup itu sulit, tapi kita harus hidup
Buku Favorit : Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim
Banyak keinginan yang ingin aku wujudkan, salah satunya adalah berguna dan membangun masyarakat Gunungkidul, tempat aku pertama kali dilahirkan di dunia dan tempat pembentukan karakterku. Hal tersebut mengharuskanku memiliki beberapa kompetensi dasar agar tidak sekedar menjadi mimpi suatu saat nanti. Kemampuan politik, manajerial, kebijaksanaan, kemasyarakatan dan masih banyak lagi, dan saat ini itulah pokok acuan belajarku. Walau memang, gambaran umum ini membuatku tidak bisa benar-benar focus pada satu bidang.
Sebagai manusia, aku juga punya hal yang aku sukai dan hal yang tidak aku sukai. Hal yang aku sukai adalah melihat orang lain berbahagia (insyaAllah).Maksudnya, aku bisa bermanfaat bagi orang lain dan membuat orang lain mendapatkan manfaat dariku, bertolak dari pengertian “memanfaatkan-dimanfaatkan” Sedangkan yang tidak aku sukai adalah “pembunuhan karakter”, maksudnya, menjelek-jelekkan di belakang tanpa melakukan konfirmasi dan tidak mengikutsertakan kita dalam agenda-agenda yang seharusnya dilakukan bersama. Apalagi, kalau orang yang sedang membicarakanku itu termasuk orang dekatku, setidaknya ada ikatan pertemanan denganku.
Untuk masa depan, aku ingin bekerja sebagai usahawan di Gunungkidul, berencana membangun Gunungkidul dengan rekan-rekan Gunungkidul. Usaha yang ingin aku lakukan di antaranya adalah usaha rumah makan, dengan konsep kearifan local Gunungkidul. Konsep membangun Gunungkidul yang aku rencanakan, saat ini sedag mengalami penggodokan. Dengan beberapa rekan di Jogja, kami berusaha mengkonsolidasikan orang-orang yang masih berkeinginan memajukan Gunungkidul. Untuk masalah penghasilan, tidak terlalu tinggi keuntungan yang ingin aku raih, sekedar cukup untuk keluarga.
Rencana menikah, pada awal kuliah sebenarnya ingin menikah pada semester V ini. Namun, ternyata belum terealisasi. Tidak tahu juga, mengapa ingin segera, mungkin terlalu tersugesti buku-buku nikah karangan Salim A. Fillah dan sederet buku-buku terbitan Pro-U Media yang pada awal SMA dulu cukup banyak mempengaruhi. Sekarang, target nikah aku sesuaikan dengan kondisi, tetapi, semakin cepat semakin baik untukku. Mungkin, semester VI sudah mmpu, maka insya Allah tidak akan menunda untuk menikah.
Kalau ditanya tipe muslimah yang ingin aku jadikan istri, menurutku itu SANGAT susah. Pendiskripsian calon istri benar-benar membuat pusing. Tetapi, itu dipersimpel dengan “memahami aku apa adanya”. Ada tipe tertentu yang memang tidak dapat aku jelaskan lewat kata-kata. Intinya, dia ‘unik’. Tentang asal usul akhwat tersebut, aku tidak menentukan, darimanapun, kalau cocok tidak masalah. Jurusan, tidak masalah. Universitas, tidak masalah. Penghasilan dan pekerjaan, aku ingin istriku nanti jadi ibu yang baik, menunggui anak-anak belajar di rumah. Sederhana saja.
Aku dibesarkan dalam keluarga bisaa, bukan keluarga agamis kalau boleh dibilang. Ayahku bernama Sudiran, tanggal lahirnya, Bapak sendiri juga tidak tahu, sekitar tahun 60-an. Sekarang bekerja sebagai guru olahraga di SMP N 1 Rongkop, sebuah SMP N di kecamatanku. Disamping berprofesi sebagai guru, Bapak juga berbisnis. Terakhir kali, bisnis ternak ayam potong. Bapak juga punya beberapa petak ladang yang tidak terlalu subur, maklumlah, ini Gunungkidul. Aku banyak belajar nilai-nilai perjuangan hidup dari Bapakku.
Sedangkan ibuku, beliau bernama Surti Widayati. Kelahiran ’67 kalau tidak salah. Ibu hanya tinggal di rumah, kadang-kadang membantu bapak memberi makan ayam atau ternak lainnya. Atau juga, pergi ke ladang, tergantung waktunya saja. Ibuku lulusan SPG, bercita-cita menjadi guru TK, tetapi sampai saat ini cita-cita beliau tidak terlaksana.
Aku punya seorang adik perempuan, namanya Niken Wahyu Rohmawati. Lahir 1 Februari 1994, waktu aku masih TK. Sekarag dia duduk di kelas tiga SMP N 2 Wonosari, SMP di kota yang jaraknya sekitar 30-an kilometer. Oleh karenanya, dia sudah kos. Adikku ini lebih supel terhadap orang, lebih trbuka dan suka bermain dengan anak kecil. Prestasinya lumayan bagus di sekolah, walau belum pernah mendapatkan juara pertama di SMP ini.
Sekarang, rumahku di Pakel, Pringombo, Rongkop, Gunungkidul itu hanya ditempati oleh kedua bapak ibuku karena aku dan adikku kos, jauh dari rumah dan jarang pulang. Rumahku agak besar, ada dua bagian yang menyatu, rumah tidak bertingkat dan rumah bertingkat. Orangtuaku sering menelepon, terutama Bapak, menanyakan kabar dan atau kabar kepulanganku. Kami keluarga bisaa yang tidak terlalu kaya, tetapi tidak miskin uga isya Allah. Aku tidak pernah dengan pasti diberi uang saku, tergantung keperluan. Kadang, 200 ribu untuk dua minggu, kadang 250 ribu, kadang 400 ribu untuk dua minggu.
Riwayat pendidikanku biasa saja. Aku TK di TK ABA IV Semampir selama 1 tahun, tadinya cuma dititpkan, ternyata lulussebagai terbaik. Lalu SD di SD Pakel I, jaraknya cuma 200 meter-an. Nah, waktu SMP dan SMA aku ke kota, ke SMP N 1 Wonosari dan SMA 1 Wonosari. Sebenarnya ingin ke Jogja, tetapi tidak diijinkan orangtua.
Nah, masuk UNS adalah “kecelakaan” karena sejak kelas dua SMA aku ingin jadi guru bahasa Inggris dan kuliah di Pendidikan Bahasa Inggris UNY. Namun Allah yang bekehendak, di ilmu Komunikasi FISIP UNS sampai sekarang, dan proses itu masih berjalan.



oalaah….
riwayat hidup mas ivan inih. . . . .
kok kayak biodata buat pernikahan van… (batinnya ivan ‘mbak sonia kok proteees mulu”) he he
to sonia: emang rancangan yang bisa segera diperlengkap..biar gak hilang. hehehehe
Oke…bisa saja sharing dengan saya tentang jurnalistik sesuai dengan pengalaman yang saya rasakan selama ini. Bukankah setiap apa yang kita ketahui, merupakan amanah yang harus disebarluaskan agar sekecil apapun, ia akan memberi makna bagi yang menerimanya. Amin. Makasih telah mengunjungi weblog saya.
puyeng pak……….
uakuehe puoolll
sekarang emang zamannya putra daerah ya??? enakan jadi orang yang terbuka apa yang tertutup??
to enNo : hahaha. itu cuma cuplkan tentang Ivan-nya…
Selebihnya, ada pada lembaran putih kehidupan yang tak semuanya bisa dibaca jelas…
to nunik : Aku memahami posisiku sebagi putra daerah, itu idealisme yang sekarang masih ada. Entah nanti seperti apa. Menurutku, menjadi terbuka atau tertutup itu tidak mutlak, kontekstual…
wah, eksis banget yah ngisi’a . saia jadi pengin nulis. . . tapi gg tw kenapa ge buthuk . hehehe
Ini proposal buat nikah ya????
Lengkap banget, van…
Wez2…U ni emang ikhwan uuuuuniikkkkk
yang aku kenal.
Hehe…
Peace ^_^
Van, blogroll blog-ku donk.
Tetep semangat dalam mencari kebenaran!!
Ketika telah kau temukan, ikuti dan jangan lepaskan.
dek, bukankah jwabanmu
” ingin punya istri yang enak dijadikan istri”? masih inget tho
oh kak ivan yang ini tha… heheh.
ngopoooo mas….!!
kapan ki tranfer aji-aji(ilmu) nya
salam kenal
salam kenal…. huahaha
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Semoga segala impi Ivan dapat menjadi kenyataan dalam waktu yang terbaik dan masa yang tepat, ya.. Amiin
-Senyum-
halo mas Ivan.saya muridnya Pak Diran waktu SMP. Salam kenal…
Salam kenal…. ada blog atau FB yang bisa dikunjungi Mas/Mbak? hehehehe
hehe… nggak nyangka komennya dibalas. terima kasih. ^-^
nama FB Binti Cagur
kalau bolg, masih sekedar rancangan mas. hehe.
FBnya tak buka ya…..
walah, masuk komunikasi kok kecelakaan? impianku malah,,