Alhamdulillah…..
Aku tak ingin bersyair, atau sekedar berkata apa adanya. Semuanya hanya akan terdefinisi dengan makna yang tak semestinya. Atau apalah artinya, jika apa yang ingin kita sampaikan terbias kabur oleh hegemoni dunia….
Sobat, di persimpangan jalan kehidupan ini, semua hanyalah tentang “pilihan”. Pilhanmu dan pilihanku akan hidup yang akan kita raih, adalah berbeda. Tidak akan pernah aku menyalahkanmu atas sikap dan pilihanmu. Tetapi, harapku, jangan salahkan aku dengan pilihan lain akan kehidupan ini.
Hidup adalah pilihan dan memilih adalah bentuk perjuangan untuk mampu eksis dalam kehidupan. Apakah pernah kau bertanya makna pilihan yang diambil orang lain? Jika tidak, cukup diamlah saja tanpa perlu mengomentarinya dengan sinis.
Kalau kita paham bahwa hidup adalah pilihan, maka kita akan lebih bijak melihat masa depan….


yup.. hidup adalah pilihan dan harus berpihak!
maksud pertanyaanmu di blog ku itu opo Van?
“Boz, carannya buat agar bisa dishare pake macem2 itu gimana?”
di share pake macem2 endi tho maksudmu?
biar bisa dishare pakai FB ets itu lho bang…
klu bingung istikharah, klo manteb khitbah yak :p
Mas Ardhi, jangan selaluuuu berpikir tentang nikahhhh terus. Dunia ini lebih luas dari pada “sekedar” nikah…. Cobalah pahami itu.
setiap pilihan pasti ada konsekuensinya,
so nikmati aja setiap konsekuensinya, entah menyenangkan ataupun tidak.
hi, ivan lama tak jumpa di dunia blog ini…
keep blogging yaa..tapi keknya mba son lagi sibugh banget, jadi jarang posting.
Iya niy, Mbak Son emang lagi sibuk, hehe,… menjadi satu orang dengan ribuan profesi,…
mohon doanya ya,…
Yups…. semangat nge-blogs…
pakai FB, lama-lama bosen juga….
Itu suaminya mbak Son yang komen…